MoU IIYF dan MIYC Tegaskan Komitmen Persatuan Pemuda Internasional

  • Reporter : Tim Pewarta
  • Editor : Eka J. Artawan
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia India Youth Forum (IIYF) dan Malaysia India Youth Council (MIYC) di Medan. (FOTO: IST/ NB)

MEDAN, NETIZENBALI.COM — Komitmen memperkuat persatuan, kolaborasi, dan peran strategis pemuda di tingkat internasional kembali ditegaskan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia India Youth Forum (IIYF) dan Malaysia India Youth Council (MIYC) di Medan, Sumatera Utara, 3 September 2026.

Kerja sama tersebut mempertemukan dua organisasi kepemudaan yang memiliki perhatian terhadap penguatan hubungan antarpemuda, khususnya dalam membangun jejaring dan kolaborasi antara Indonesia, India, dan Malaysia.

MoU ini diharapkan menjadi landasan bagi lahirnya berbagai program bersama yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pengembangan kapasitas dan kepemimpinan generasi muda.

Ketua Indonesia India Youth Forum, Ravindra, menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah penting untuk membangun jembatan persahabatan antarpemuda lintas negara.

“MoU ini bukan sekadar dokumen kerja sama, tetapi merupakan komitmen bersama untuk membangun persatuan pemuda internasional. Kita ingin menjadikan pemuda sebagai kekuatan yang mampu mempertemukan perbedaan, membangun kepercayaan, dan menciptakan kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ravindra.

Menurut Ravindra, hubungan Indonesia, India, dan Malaysia memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui kekuatan jejaring generasi muda. Karena itu, kerja sama antarlembaga kepemudaan perlu diarahkan pada program-program yang konkret dan berkelanjutan.

Program tersebut antara lain dapat mencakup pertukaran pengetahuan dan budaya, kewirausahaan, pendidikan, teknologi, serta penguatan kepemimpinan generasi muda.
Ia menambahkan, pemuda tidak boleh hanya menjadi objek dalam hubungan internasional, tetapi harus tampil sebagai aktor yang ikut menentukan arah masa depan.

“Generasi muda memiliki energi, kreativitas, dan jejaring yang sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana energi tersebut kita satukan menjadi kekuatan kolaborasi. IIYF berkomitmen membangun ruang tersebut bersama mitra-mitra strategis di tingkat internasional,” tambahnya.

Sementara itu, Dhanes Basil, perwakilan Malaysia India Youth Council, menyambut positif penandatanganan MoU tersebut. Menurutnya, kerja sama antara MIYC dan IIYF menjadi momentum untuk memperkuat hubungan pemuda Malaysia dan Indonesia, sekaligus memperluas konektivitas dengan komunitas India di kawasan.

“Kami melihat kerja sama ini sebagai sebuah jembatan. Pemuda Malaysia dan Indonesia memiliki banyak kesamaan, dan melalui jaringan India kita juga memiliki ruang yang luas untuk membangun hubungan yang lebih kuat. MoU ini harus diterjemahkan menjadi tindakan, program, dan hasil yang dapat dirasakan oleh generasi muda,” ujar Dhanes Basil.

Dhanes menilai, persatuan pemuda internasional membutuhkan keterbukaan, rasa saling menghormati, serta kesediaan untuk bekerja bersama melampaui batas negara.

Menurutnya, kolaborasi tersebut bukan hanya mengenai hubungan antarlembaga, tetapi juga membangun persahabatan antarmanusia dan antargenerasi.

“Kita tidak hanya berbicara tentang hubungan antarorganisasi, tetapi tentang membangun persahabatan antarmanusia dan antargenerasi. Ketika pemuda dari berbagai negara saling mengenal dan bekerja bersama, kita sedang membangun fondasi perdamaian dan kerja sama untuk masa depan,” pungkasnya. (*)


TAGS :

Related Articles

- TNI AD Kembangkan Organisasi, Dua Kodam Baru Dibentuk di Wilayah Nusa Tenggara

- Bupati Sanjaya Terima Hibah Tanah dari KPK, Dorong Optimalisasi Aset Untuk Kepentingan Masyarakat  

- Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Bunda Literasi Digital Beri Motivasi Petugas BCC

- HUT ke-81 TNI, Kodam IX/Udayana: Bersama Rakyat Menjaga Kedaulatan dan Persatuan

- Wabup. Bagus Alit Sucipta Terima Exit Meeting Pemeriksaan BPK RI  

Komentar