Tiga Mantan Bupati Hadiri Parade Budaya Semarak Jembrana, Jadi Saksi Semaraknya Festival
- Reporter : Eka J. Artawan
- Editor : Angga
- 23 Agustus 2026
- Traditional
- Jembrana
JEMBRANA, NETIZENBALI.COM — Kehadiran tiga mantan Bupati Jembrana menjadi salah satu perhatian dalam Parade Budaya Festival Semarak Jembrana yang mengusung slogan “Taman Sari Bhineka Tunggal Ika” di sepanjang Jalan Ngurah Rai, Negara, Minggu (23/8/2026).
Tiga mantan Bupati Jembrana yang hadir yakni Ida Bagus Indugosa, I Gede Winasa dan I Putu Artha.Ketiganya hadir bersama menambah nuansa istimewa dalam parade budaya yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kota Negara ke-131, HUT ke-68 Provinsi Bali, dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kehadiran para mantan kepala daerah tersebut tidak sekadar menjadi perhatian di tengah kemeriahan parade, tetapi juga mencerminkan kesinambungan sejarah kepemimpinan Jembrana. Mereka turut menjadi saksi perkembangan seni, budaya, dan pembangunan daerah yang terus berlangsung dari waktu ke waktu.
Parade budaya tahun ini melibatkan lebih dari 1.900 duta seni dan pelaku budaya. Beragam seni tradisi serta kolaborasi atraksi budaya Nusantara ditampilkan sepanjang festival. Ribuan masyarakat pun memadati Jalan Ngurah Rai untuk menyaksikan kemeriahan Festival Semarak Jembrana.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan, Festival Semarak Jembrana tahun ini dikemas selama 10 hari dan digelar di sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Kantor Bupati Jembrana, Pura Jagatnatha, dan Gedung Kesenian Ir. Soekarno.
“Ini merupakan satu rangkaian Festival Semarak Jembrana dalam rangka memperingati HUT Kota Negara ke-131 dan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Tahun ini kita kemas selama 10 hari, sebelumnya kegiatan berlangsung selama dua minggu,” ujar Kembang Hartawan.
Menurutnya, festival tidak hanya menjadi ajang pelestarian dan apresiasi seni budaya, tetapi juga ruang hiburan bagi masyarakat sekaligus wadah untuk melibatkan berbagai elemen dalam pembangunan daerah.
“Di tengah situasi sulit saat ini, kunci utamanya adalah gotong royong. Panitia semuanya ngayah, para seniman juga ngayah, ditambah dukungan dari pihak swasta, BUMN, BUMD, hingga komunitas,” tegas Bupati.
Kembang juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang terus hadir dalam berbagai kegiatan pemerintah daerah. Ia mencontohkan Ibu Sori, warga Melaya, yang rela datang menggunakan bus untuk mengikuti berbagai kegiatan Festival Semarak Jembrana.
“Ibu Sori datang naik bus dari Melaya dan selalu hadir setiap kegiatan. Apa pun kegiatan di Pemda selalu hadir. Ini salah satu masyarakat kami yang selalu antusias setiap ada kegiatan,” ujarnya.
Selain masyarakat, Kembang Hartawan juga menyampaikan apresiasi kepada para penglingsir puri di Jembrana yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Festival Semarak Jembrana. (NB)




Related Articles
- Trio Mas Buka Malam Semarak Kemerdekaan, "Suaraya Indonesia" Hibur Warga Jembrana
- Gemuruh Makepung Kian Dekat, Kerbau Andalan Dirawat Intensif dan Diberi Ramuan Khusus
- NetizenBali.com Sampaikan Rahajeng Nyangra Hari Raya Galungan dan Kuningan 2026
- Rough weather keeps Pengambengan fishermen ashore as lemuru catch vanishes
- Jegog art from Jembrana receives communal intellectual property recognition