Emanuel Dewata Oja Soroti “Parasitisme Konten” Homeless Media, Jangan Asal Repost

  • Reporter : Tim Pewarta
  • Editor : Eka J. Artawan
Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bali, Emanuel Dewata Oja. (Dok. Pribadi/ NB)

DENPASAR, NETIZENBALI.COM — Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bali, Emanuel Dewata Oja, mengingatkan pengelola homeless media dan akun media sosial agar tidak sembarangan meng-repost atau menyalin karya jurnalistik media pers.

Hal itu disampaikan Emanuel saat menjadi narasumber Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI Bali 2026 di Gedung PWI Bali, Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti 102 wartawan, editor, dan pemimpin redaksi.

Menurut Emanuel, berita yang telah dipublikasikan tidak otomatis menjadi bebas untuk disalin seluruhnya. Karya jurnalistik tetap memiliki aspek hak cipta dan hak ekonomi.

Ia menjelaskan, UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta memang memberikan pengecualian terhadap pengambilan berita aktual dengan syarat sumber disebutkan secara lengkap. Namun, ketentuan itu tidak berarti membolehkan copy paste karya jurnalistik secara utuh.

“Berbeda antara mengambil informasi dengan menggandakan karya jurnalistik secara substansial lalu mengunggahnya kembali seolah-olah menjadi konten sendiri,” tegasnya.

Emanuel menyebut praktik tersebut sebagai parasitisme konten, terutama ketika karya media pers disalin dan dipublikasikan kembali hingga pembaca tidak lagi mengakses sumber aslinya.

Ia juga menyoroti substitusi ekonomi karya jurnalistik, ketika konten hasil kerja wartawan dimanfaatkan akun lain untuk mendapatkan trafik, pengikut, viralitas hingga pendapatan iklan.

Karena itu, ia mengimbau pengelola akun media sosial untuk memahami UU Pers dan UU Hak Cipta serta menghormati media yang memproduksi karya jurnalistik.

“Jangan beranggapan karena berita sudah ada di internet maka otomatis bebas diambil seluruhnya. Hormati karya media dan jangan sampai publikasi ulang justru menjadi substitusi terhadap karya aslinya,” pungkasnya. (NB)


TAGS :

Related Articles

- Damai Itu Terjadi Jika Ada Trust di Antara Kita, Bali Jadi Ruang Refleksi Perdamaian

- Emmanuel Dewata Oja Ingatkan Wartawan Kenali Batas Aman, Risiko Sengketa Hukum Meningkat

- Kemerdekaan Belum Menyapa Nasib Pahlawan Pangan yang Masih Terjebak Kemiskinan

- Di Balik Stan Pijat Pertuni, Ada Kejujuran yang Diam-Diam Menyentuh Hati

- Reorientasi MBG Demi Mewujudkan Kedaulatan Pangan dan Diversifikasi Lokal

Komentar