Libur Galungan Ramai Pengunjung, Bendesa Adat Batu Lumbang I Made Sukerata: Kebersihan Pantai dari Sampah Plastik Jadi Fokus Utama

  • Reporter : Tim Pewarta
  • Editor : Eka J. Artawan
Bendesa Adat Batu Lumbang, I Made Sukerata, berpose di kawasan Pantai Batu Lumbang, Kabupaten Tabanan. (PHOTO: Kolase Integrated AI/NetizenBali)

TABANAN, NETIZENBALI.COM – Momentum libur Hari Raya Galungan dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga sekaligus menikmati berbagai destinasi wisata. Salah satu kawasan yang ramai dikunjungi saat Galungan 2026 adalah Pantai Batu Lumbang yang berada di Desa Adat Batu Lumbang, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan.

Ramainya kunjungan wisatawan tersebut terlihat dalam video yang diunggah akun Facebook Seger Oger Mebekel Bagia atau Suara Tabanan. Dalam video itu tampak ratusan pengunjung menikmati suasana pantai bersama keluarga di tengah libur Hari Raya Galungan.

Bendesa Adat Batu Lumbang, I Made Sukerata, mengatakan bahwa Pantai Batu Lumbang yang kini menjadi salah satu daya tarik wisata di wilayah tersebut tidak terlepas dari kesadaran masyarakat adat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dari ancaman sampah plastik yang kerap terbawa arus saat musim hujan.

"Terutama pada musim hujan, kami sering mendapat kiriman sampah dari hulu. Karena itu, kami senantiasa menjaga kebersihan pantai dengan melaksanakan kegiatan bersih-bersih secara rutin, bisa sebulan sekali bahkan dua minggu sekali, agar lingkungan pantai tetap terjaga," ujar I Made Sukerata dalam video yang dibagikan akun Facebook Seger Oger Mebekel Bagia atau Suara Tabanan pada Kamis (18/6/2026) di Tabanan.

Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan modal utama dalam menjaga daya tarik Pantai Batu Lumbang sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat adat. Upaya tersebut dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan krama Desa Adat Batu Lumbang.

Selain menjadi tempat rekreasi bagi masyarakat selama libur Galungan, meningkatnya jumlah kunjungan juga membawa dampak positif bagi perekonomian warga setempat. Kehadiran wisatawan turut menggerakkan usaha kecil, pedagang, hingga berbagai jasa yang berada di sekitar kawasan pantai.

Suasana ramai pengunjung yang datang bersama keluarga menunjukkan bahwa tradisi masyarakat Bali memanfaatkan libur Galungan untuk bersilaturahmi dan berwisata masih terus terjaga. Di sisi lain, komitmen masyarakat adat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan menjadi kunci agar Pantai Batu Lumbang tetap lestari dan mampu memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

"Kebersihan lingkungan dari sampah plastik menjadi fokus utama kami demi menjaga Pantai Batu Lumbang tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan," tegas I Made Sukerata. (NB)


TAGS :

Related Articles

- Menikmati Kelapa Bakar Rempah, Rahasia Stamina ala Warung Ableh

- Anthem of the Seas Sets Sail for a Double-Port Delight in Bali

- Belly Beach Destinasi Eksotis, Tempat Ideal untuk Menemukan Ketenangan Disela Jam Kerja

- Warisan Suci Pura Batu Kursi, Kisah Keramat dari Buleleng

- Spiritualitas dan Savana di Bukit Pura Batu Kursi

Komentar