Viral Video Satwa Kebingungan Saat Pohon Besar Dirobohkan Excavator di Papua, Tuai Reaksi Netizen
- Reporter : admin
- Editor :
DENPASAR, NETIZENBALI.COM - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan momen seekor satwa liar tampak kebingungan saat pohon besar yang diduga menjadi habitatnya ditumbangkan menggunakan excavator di wilayah Papua. Video tersebut memicu gelombang komentar haru dan kritik dari netizen.
Dalam rekaman yang beredar di Instagram dan TikTok, terlihat alat berat merobohkan pohon berukuran besar di area pembukaan lahan. Seekor hewan yang diduga Marsupial berada di atas pohon tampak bertahan dan bergerak panik ketika batang pohon mulai roboh ke tanah.
Belum diketahui secara pasti jenis satwa maupun lokasi detail kejadian tersebut. Namun banyak netizen menduga hewan itu merupakan satwa endemik Papua yang kehilangan tempat tinggal akibat aktivitas penebangan hutan.
Video tersebut langsung ramai diperbincangkan warganet. Banyak pengguna media sosial mengaku sedih melihat kondisi satwa yang kehilangan habitat alaminya.
“Manusia terus mengambil rumah mereka, lalu satwa dianggap masuk ke wilayah manusia,” tulis salah satu akun di kolom komentar.
Komentar lain menyebut, “Kasihan sekali, dia tampak bingung mau pergi ke mana setelah pohonnya ditebang.”
Sejumlah netizen juga menyoroti dampak pembukaan lahan terhadap kelestarian lingkungan di Papua.
“Hutan Papua bukan hanya pepohonan, tapi rumah bagi ribuan makhluk hidup,” tulis akun lainnya.
Ada pula yang meminta pemerintah dan perusahaan lebih memperhatikan ekosistem sebelum melakukan penebangan pohon dalam skala besar.
“Pembangunan penting, tapi jangan sampai menghilangkan habitat satwa liar,” komentar seorang pengguna media sosial.
Meski demikian, sebagian netizen juga mengingatkan agar publik tidak langsung menyimpulkan tanpa mengetahui konteks lengkap video tersebut, termasuk tujuan penebangan maupun lokasi pasti kejadian.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai video viral tersebut. Namun rekaman itu terus menyebar luas dan menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial karena dinilai menggambarkan dampak kerusakan habitat terhadap kehidupan satwa liar. (NB/ wan)





Related Articles
- Kemerdekaan Belum Menyapa Nasib Pahlawan Pangan yang Masih Terjebak Kemiskinan
- Di Balik Stan Pijat Pertuni, Ada Kejujuran yang Diam-Diam Menyentuh Hati
- Reorientasi MBG Demi Mewujudkan Kedaulatan Pangan dan Diversifikasi Lokal
- Bupati Adi Arnawa Apresiasi Elron, Siswa Berdarah Prancis-Bali yang Jadi Paskibraka Badung 2026
- Wisnu Bawa Tenaya Dorong Generasi Hindu Jadi Cendekiawan yang Mampu Bersaing di Tingkat Dunia